Asrama Mahasiswa

Sejak berdirinya pada tahun 1970, Asrama UKSW atau yang terkenal dengan ‘Askarseba’ masih terus berkarya melalui pembinaan kehidupan bermahasiswa yang toleran, memahami keanekaragaman budaya, dan lebih lagi menghargai hakikat manusia tanpa memandang perbedaan status sosial maupun ekonomi. Dalam kenyataannya sikap sikap ini telah memberikan landasan kepada banyak alumni asrama dalam mencapai keberhasilan hidup dan karya. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan di lingkup asrama juga sangat berguna untuk memperkaya pengalaman organisasi mahasiswa.

Cerita dari mantan penghuni asrama sangat beragam namun sampai sekarang rata-rata mantan penghuni asrama masih saling terus berkomunikasi dan masih merindukan suasana saat tinggal di asrama. Para alumni asrama UKSW berpendapat bahwa kehidupan di asrama sangat berkesan dan membantu mereka memperoleh pengalaman yang mungkin tidak bisa didapatkan hanya melalui kehidupan bermahasiswa saja.

 

Kenapa harus tinggal di asrama?

Tahun pertama perkuliahan adalah tahun awal dimana mahasiswa berada dalam proses transisi dan pencarian jati diri serta kebebasan. Masa ini memegang peranan penting untuk mengarahkan mahasiswa ke arah yang benar. Mengingat predikat UKSW sebagai Indonesia mini, mahasiswa FIK juga berasal dari latar belakang budaya dan pola pikir yang berbeda, sehingga membutuhkan waktu bagi mahasiswa untuk beradaptasi dengan budaya lain. Menempatkan para mahasiswa sebagai satu keluarga di asrama mahasiswa menjadi pilihan tepat bagi kami. Tujuannya adalah untuk membimbing mereka beradaptasi dengan budaya lain, saling mengenal dan menerima perbedaan yang ada serta pengenalan lingkungan belajar di perguruan tinggi. Pembinaan yang dilakukan adalah dalam rangka dalam rangka menyamakan persepsi dan pola pikir yang berbeda-beda. Kegiatan pembinaan mencakup kemampuan manajemen diri (antara lain manejemen waktu dan keterampilan belajar) serta potensi kognitif seperti kemampuan berbahasa baik Indonesia maupun Inggris secara aktif.

Kembali ke atas

 

Mengapa perlu pembinaan?

Pembinaan dibutuhkan sebagai bentuk fasilitas bimbingan yang diberikan oleh universitas kepada mahasiwa. Mahasiswa UKSW berada dalam suasana multicultural sehingga memungkinkan adanya persinggungan antar budaya. Pembinaan membantu mahasiswa mengenal siapa diri mereka seshungguhnya dalam konteks yang lebih luas. Keberagaman mahasiswa ini diakomodir sehingga mereka bisa saling menerima dan terbuka dengan sesama yang lain dalam konteks belajar tingkat tinggi. Disamping itu mahasiswa yang baru saja meninggalkan bangku SMA belum begitu paham tentang cara belajar yang baik di perguruan tinggi seperti kemampuan membaca yang efektif, kemampuan menulis dan berpikir kritis. Pembinaan membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan sistem belajar universitas, memhami cara belajar yang baik, dan membangun komunikas yang baik untuk mendukung perkuliahan mahasiswa.

 

Kembali ke atas

 

Pembinaan seperti apa yang akan diberikan?

  • Manajemen diri, manajemen waktu dan kehidupan sosial.
  • Kemampuan kognitig, bahasa inggris, logika dan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik.
  • Pembentukan soft skill seperti berkomunikasi dan kepemimpinan
  • Kehidupan kerohanian

 

Kembali ke atas

 

Seperti apa pembinaan manajemen diri dan waktu?

Mahasiwa dalam kesehariannya akan didampingi oleh mentor di tiap-tiap unit. Kehidupan bersama diatur oleh peraturan asrama yang mengatur kehidupan mahasiswa seperti waktu belajar, waktu berkunjung, dan kebersihan. Mahasiswa juga akan dibina untuk hidup sehat, dan dilatih untuk memupuk kebersihan serta kepedulian terhadap lingkungan dengan memulainya dari diri sendiri. Hal ini bertujuan agar kedepannya mahasiswa tidak mengalami masalah dengan pola hidup sehat.

 

Kembali ke atas

 

Apa manfaat pembinaan manajemen diri dan waktu?

  • Mahasiswa belajar untuk mampu mengatur waktu bagi dirinya maupun orang lain.
  • Menumbuhkan kepedulian terhadap diri sendiri maupun lingkungan sebagai langkah awal menjadi praktisi kesehatan.
  • Mahasiswa mampu membagi waktu dan menetapkan prioritas.
  • Mahasiwa mampu memahami peraturan dan norma-norma yang ditetapkan fakultas.

 

Kembali ke atas

 

Mengapa perlu pembinaan kerohanian?

Indonesia adalah negara yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Kehidupan berasrama di UKSW berkewajiban memupuk nilai-nilai tersebut tidak terkecuali spiritualitas yang mengedepankan toleransi beragama. Sebagai perguruan tinggi Kristen, UKSW memberikan perhatian khusus bagi pengembangan kerohanian mahasiswanya.

 

Kembali ke atas

 

Apa itu pembinaan hidup bersama?

Hidup bersama dengan orang yang berbeda suku, adat istiadat, agama dan paradigma bukanlah hal yang mudah. Tinggal bersama dengan orang yang sesuku bahkan sedarahpun sering menimbulkan salah paham, apalagi dengan orang lain yang belum dikenal. Pembinaan hidup bersama di asrama adalah pembinaan yang diberikan kepada mahasiswa dalam ranah yang lebih luas sebagai satu komunitas yang plural. Menerima diri sendiri dan orang lain adalah langkah awal memulai kehidupan bermasyarakat yang baik.

 

Kembali ke atas

 

Apa pentingnya pembinaan hidup bersama?

Konflik bisa saja muncul dalam keragaman. Membina kehidupan berkelompok mengurangi terjadinya konflik akibat perbedaan yang mungkin saja muncul. Disamping itu mahasiswa juga belajar saling menghargai dan menerima nilai-nilai budaya lain.

 

Kembali ke atas

 

Mengapa perlu pembinaan kemampuan Bahasa Inggris?

Globalisasi menuntut mahasiswa untuk mampu belajar dan berkomunikasi dalam kultur yang lebih global. Kemampuan bahasa inggris merupakan sarana belajat penting bagi mahasiswa dalam mengakses beragam pengetahuan yang tersedia melalui internet maupun buku-buku berbahasa inggris. Kemampuan ini juga melengkapi mahasiswa untuk beradaptasi dengan kehidupan yang global.

 

Kembali ke atas

 

Bagaimana Bahasa Inggris dapat dikembangkan melalui tinggal di asrama?

Pembelajaran bahasa inggris di asrama bertujuan untuk menumbuhkan kesukaan mahasiswa terhadap bahasa inggris dan menumbuhkan rasa percaya diri mahasiswa untuk menggunakan bahasa inggris secara aktif. Oleh karena itu metode belajar yang dipakai adalah pendekatan communicative holistic. Proses pembelajaran dilakukan melalui permainan lagu, drama, tari-tarian, dan olah raga untuk menghilangkan kesan ‘menakutkan’ pada bahasa inggris. Mahasiswa terbagi dalam kelompok-kelompok kecil untuk interaksi yang efektif dengan pengajar maupun dengan teman.

 

Kembali ke atas

 

Siapa yang akan mengontrol mahasiswa selama di asrama?

Secara struktural, asrama berada dibawah kendali Kepala Asrama sebagai ‘orang tua’ yang dalam pembinaan mahasiswa akan berkoordinasi dengan Koordinator Bidang Kemahasiswaaan FIK. Tempat tinggal Kepala Asramapun berada persis di tengah-tengah asrama sehingga memudahkan proses pengontrolan bagi mahasiswa di tiap unit. Secara khusus, bagi mahasiswa FIK dalam kesehariannya akan didampingi oleh dua orang mentor pada masing-masing unit. Mentor adalah mahasiswa senior yang diseleksi dan dipercaryakan oleh fakultas untuk mendampingi mahasiswa baru selama ber-asrama.

 

Kembali ke atas

 

Berapa lama tinggal di asrama?

Mahasiwa baru FIK wajib untuk menempati asrama selama 1 tahun akedemik yaitu Agustus – Juli. Untuk memudahkan proses administrasi, mahasiwa sudah berada di asrama mahasiswa pada minggu pertama di bulan Agustus karena pertengahan Agustus adalah masa Orientasi Mahasiswa Baru tingkat Universitas.

 

Kembali ke atas

 

Bagaimana pengaturan tinggal di asrama?

Mahasiswa FIK tahun pertama wajib tinggal di asrama. Mahasiswa putra dan putri dipisahkan unit tinggalnya.

 

Kembali ke atas

 

Seperti apa gedung dan fasilitas asrama?

Secara keseluruhan, asrama terdiri dari 7 unit. Setiap unit memiliki 2 lantai. Setiap lantai dilengkapi dengan 10 kamar tidur, 4 kamar mandi, dapur dan aula.

Fasilitas yang tersedia adalah:

  • Kamar berukuran 16m2
  • Tempat tidur
  • Lemari pakaian
  • Meja belajar
  • TV
  • Laundry untuk sprei asrama

 

Kembali ke atas

 

Bagaimana soal makan?

Asrama tidak menyediakan makanan dan minuman bagi mahasiswa. Mahasiswa bisa memanfaatkan fasilitas dapur yang disediakan, atau dapat membeli makanan di warung-warung terdekat dengan harga murah.

 

Kembali ke atas

 

Berapa biaya tinggal di asrama dan sistem pembayarannya?

Biaya asrama sudah termasuk dalam tagihan pembayaran awal registrasi ulang sebesar 12 bulan x Rp. 175.000,- = Rp. 2.100.000,- (biaya disesuaikan per tahun) yang dapat dibayarkan menurut peraturan pembayaran yang berlaku.