Kehidupan di Salatiga

Salatiga merupakan kota yang ideal bagi kehidupan pelajar. Budaya dan kehidupan masyarakat yang harmonis, ramah dalam menerima perbedaan dan sejuk merupakan faktor pendukung yang menjadikan kota ini nyaman untuk belajar dan mengembangkan diri. Selain itu, gaya hidup masyarakat yang sederhana dan biaya hidup yang relatif murah juga menjadikan daya tarik kota ini.

Kehadiran Universitas Kristen Satya Wacana di kota ini jelas memberi pengaruh yang besar. Jumlah mahasiswa baru yang meningkat setiap tahunnya menjadi bukti bahwa minat masyarakat Indonesia pada umumnya terhadap UKSW sangat tinggi. Mahasiswa UKSW berasal dari latar belakang budaya dan agama yang beranekaragam antara lain: Nias, Palembang, Lampung, Kalimantan, Jawa, Madura, Bali, Sumba, Timor, Rote, Sanger, Manado, Poso, Kendari, Maluku dan Papua. Keramahan dan rasa toleransi tinggi yang dimiliki masyarakat Salatiga sangat mendukung kehidupan mahasiswa yang beraneka ragam tersebut.

Biaya hidup yang relatif rendah jika dibandingkan dengan kota-kota sekitarnya (Yogjakarta, Semarang, dan Solo) memberi keuntungan bagi mahasiswa. Dengan fasilitas yang memadai, biaya kos di Salatiga masih berkisar Rp. 200.000,- hingga Rp. 300.000,-, bahkan ada yang mencapai Rp. 500.000,-. Tentu biaya ini akan meningkat sesuai dengan fasilitas tambahan yang disediakan. Sementara untuk biaya makan, mahasiswa yang mampu mengelola keungan dan gaya hidupnya dengan baik akan memerlukan kurang lebih Rp. 500.000,- hingga Rp. 750.000,-  per bulan. Dengan perhitungan seperti ini, maka mahasiswa akan membutuhkan kurang lebih Rp. 1.000.000 – Rp. 1.250.000 per bulan untuk biaya hidupnya secara keseluruhan.