Audiensi Dekan FIK dengan Gubernur NTT: Gubernur NTT Mendukung Penuh Penelitian Interdisiplin Internasional Jejak-Jerak Austronesia di Lewoleba – Lembata NTT

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Ir. Ferry F Karwur, M.Sc., Ph.D., bersama Prof. Truman Simanjuntak dari Centre for Prehistory and Austronesian Studies (CPAS) dan didampingi Ibu Sanfia Tesabela Messakh, S.Pd., M.Ed, beraudiensi dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Bapak Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt pada Sabtu, 25 Juli 2026 di Rumah Dinas Gubernur. Audiensi ini bertujuan untuk menyampaikan rencana pelaksanaan penelitian kolaboratif internasional bertajuk Archaeological Excavation and Multidisciplinary Investigation of Neolithic Coastal Settlements on Lembata Island, Indonesia sekaligus memohon dukungan Pemerintah Provinsi NTT.

Foto bersama Dekan FIK, Ketua CPAS, Gubernur dan Jajarannya

Dalam perjumpaan ini Gubernur NTT didampingi oleh sejumlah pejabat teras Propinsi NTT, yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Ambrosius Kodo S.Sos., M.M.; Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTT, Viktor Manek, S.Sos., M.Si; Kepala Dinas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ibu Sulastri H. I. Rasyid, S.Pi., M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, tim peneliti memaparkan ruang lingkup serta tujuan penelitian yang akan dilaksanakan di Pulau Lembata. Penelitian ini merupakan kolaborasi antara FIK- UKSW, CPAS, salah satu universtas tertua di China yakni Peking University (Beijing), dan Fujian Provincial Institute of Archaeology yang menggabungkan pendekatan arkeologi dan berbagai disiplin ilmu yakni studi genetika dan antropologi, untuk mengkaji manusia dan budaya penduduk yang bermukim di pesisir pada masa Neolitik di Lewoleba Lembata. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kehidupan masyarakat prasejarah serta dinamika budaya di Pulau Lembata, serta hubungannya dengan kehidupan penduduk Lembata masa sekarang.

Pertemuan Dekan FIK, Ketua CPAS dengan Gubernur NTT

Pertemuan ini berlangsung dengan sangat cair, saling memberi informasi, baik dari perpektif Bapak Gubernur yang adalah orang Flores maupun pengetahuan ilmiah yang sudah dipelajari sebelumnya mengenai manusia dan budaya NTT. Pada kesempatan itu, Gubernur NTT menyatakan dukungan penuh atas penelitian internasional manusia Lembata. Dukungan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, lembaga penelitian, pemerintah daerah, dan mitra internasional, sekaligus memberikan landasan yang kuat bagi kelancaran pelaksanaan penelitian di Pulau Lembata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp

Most Popular: