FIK dan FID UKSW Gelar Bedah Buku IKN

SALATIGA – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melalui Konsorsiun Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) dan Fakultas Interdisiplin (FID) hari ini, Rabu (19/11/2025), menyelenggarakan bedah buku penting berjudul “Ibu Kota Negara Nusantara: Manusia, Lingkungan, dan Budaya dalam Ruang Waktu.” Acara yang berlangsung secara hybrid ini sukses menghadirkan tiga pembedah utama: Dr. Tri Widiarto Soemardjan dari FKIP UKSW, serta dua dosen FID UKSW, Prof. Daniel D. Kameo, S.E., M.A., Ph.D., dan Yesaya Sandang, Ph.D. Kegiatan onsite berpusat di ruang Probowinoto UKSW dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kewirausahaan UKSW, Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono, M.Kom.


Sebelum memasuki sesi bedah, Prof. Truman Simanjuntak tampil memberikan pemaparan komprehensif mengenai isi buku tersebut. Beliau menyoroti kekayaan dan kedalaman riset yang melatarbelakangi penerbitan buku ini, yang melibatkan kolaborasi dari lebih dari 40 peneliti dan pakar multidisiplin. Kehadiran Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UKSW yang juga menyampaikan sambutan, semakin menegaskan dukungan institusional terhadap pembahasan isu strategis mengenai Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) dari berbagai perspektif keilmuan.


Sesi diskusi dan tanya jawab berjalan dinamis dengan beragam usulan strategis dari peserta. Diantaranya, Sih Natalia Sukmi Ph.D mengemukakan pentingnya riset lebih lanjut mengenai kesetaraan gender dalam pembangunan IKN. Sementara itu, Dr. Yoga Handoko dari FPB UKSW memberikan catatan kritis tentang perlunya perhatian serius terhadap pengolahan limbah jika IKN kelak berkembang menjadi kota metropolitan besar. Isu sensitif mengenai pengakuan tanah dan hutan adat di Kalimantan, demi menjaga nilai budaya dan lingkungan, juga diangkat oleh perwakilan Rektor dan Kaprodi Teologi Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri-Palangkaraya.


Respon positif juga datang dari akademisi senior dan lembaga riset nasional. Prof. Willy Toisuta, Rektor UKSW ke-3, memberikan masukan agar buku ini melibatkan lebih banyak disiplin ilmu, disajikan dalam format yang lebih populer, dan didistribusikan sebagai bahan pelajaran muatan lokal di Kalimantan. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diwakili oleh Dr. Retno Triandini, menyampaikan apresiasi mendalam atas terbitnya buku IKN yang merupakan hasil kerja keras penyusunan selama empat tahun.
Bedah buku ini terselenggara berkat kerja sama yang solid antara FID UKSW, FIK UKSW, dan Center for Prehistory & Austronesian Studies (CPAS). Acara ini turut dihadiri secara daring oleh seluruh peneliti dan penulis buku IKN yang berasal dari berbagai instansi penelitian, pendidikan, dan para pakar. Sebagai penutup, acara diakhiri dengan penyerahan beberapa eksemplar buku IKN kepada para tamu dan undangan sebagai simbolisasi kontribusi pemikiran akademis UKSW terhadap proyek strategis nasional

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp