Lembata, Nusa Tenggara Timur — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung pelaksanaan penelitian di Kabupaten Lembata. Rangkaian koordinasi ini dilakukan melalui kunjungan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, Puskesmas Loang, Pustu Mingar, Puskesmas Wulandoni, dan Desa Lamalera B.

Pada Kamis (30/7/2026), Dekan FIK UKSW, Ir. Ferry Fredy Karwur, M.Sc., Ph.D., bersama Dr. R. L. N. K. Retno Triandhini, M.Si., dan R. Trikoriyanto E. Koritelu, M.Gz., bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, dr. Bernadus Yosep Beda, M.M. Pertemuan tersebut membahas rencana penelitian berjudul Population Genetics and Metabolic Disease Status of Local Populations Surrounding the Lewoleba Archaeological Site, Lembata, East Nusa Tenggara, Indonesia, sekaligus menyampaikan tujuan penelitian serta meminta dukungan dan koordinasi dari Dinas Kesehatan. Rencana tersebut mendapat sambutan positif sebagai bagian dari upaya pengembangan penelitian kesehatan yang melibatkan masyarakat lokal.

Sebagai tindak lanjut, pada Jumat (31/7/2026), Ir. Ferry Fredy Karwur, M.Sc., Ph.D. dan Dr. R. L. N. K. Retno Triandhini, M.Si. selaku tim FIK UKSW melakukan kunjungan ke Puskesmas Loang dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Mingar. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan rencana penelitian sekaligus membangun koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan terkait pelaksanaan kegiatan di lapangan. Pihak Puskesmas Loang dan Pustu Mingar menyambut baik rencana penelitian serta menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan di wilayah kerja masing-masing.

Selanjutnya, pada 5 Agustus 2026, R. Trikoriyanto E. Koritelu, M.Gz. melanjutkan koordinasi dengan mengunjungi Puskesmas Wulandoni dan Desa Lamalera B. Di Puskesmas Wulandoni, tim bertemu dengan Kepala Puskesmas untuk menyampaikan rencana penelitian dan membahas koordinasi pelaksanaan kegiatan. Sementara itu, kunjungan ke Desa Lamalera B dilakukan untuk menyampaikan rencana penelitian, meminta izin, serta membangun komunikasi dengan pemerintah desa sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan penelitian di masyarakat.


Rangkaian koordinasi tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan penelitian dapat berjalan dengan baik, terarah, dan tetap memperhatikan kondisi masyarakat setempat. Dukungan dari pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pemerintah desa diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan penelitian FIK UKSW serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dalam bidang kesehatan dan penelitian multidisiplin di Kabupaten Lembata.



