Inovasi Dosen dan Mahasiswa Teknologi Pangan FIK UKSW Raih Juara II KRENOVA Kota Salatiga 2026

Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui ajang Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) Kota Salatiga Tahun 2026. Tim yang terdiri atas Dhanang Puspita, M.Si. bersama mahasiswa Agung Sendang Husin, Chelsea Valencia Efendi, dan Nathanael Marvel berhasil meraih Juara II Kategori Umum melalui inovasi bertajuk Horizontal Decomposer Contraflow.

Pengumuman pemenang KRENOVA Kota Salatiga 2026 dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026 di Kantor Wali Kota Salatiga bersamaan dengan kegiatan apel bersama. Penghargaan dan plakat juara diserahkan secara langsung oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., kepada para pemenang. Sebelumnya, tim Teknologi Pangan FIK UKSW telah berhasil lolos ke tahap final dan mempresentasikan inovasinya di hadapan dewan juri hingga akhirnya dinobatkan sebagai salah satu pemenang terbaik pada kategori umum.

Inovasi Horizontal Decomposer Contraflow dikembangkan sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga yang praktis, efisien, dan berkelanjutan. Inovasi ini berangkat dari permasalahan meningkatnya volume sampah rumah tangga yang menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah, khususnya terkait keterbatasan daya tampung Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Melalui alat ini, sampah organik dapat diolah secara mandiri di tingkat rumah tangga menjadi kompos dan pupuk organik cair (POC), sehingga mampu mengurangi beban pengelolaan sampah hingga lebih dari 60 persen.

Keunggulan utama dari Horizontal Decomposer Contraflow terletak pada desain horizontal yang dilengkapi sistem pengaduk berteknologi contraflow. Sistem tersebut memungkinkan proses pencampuran bahan organik berlangsung lebih homogen dan efektif dibandingkan dekomposer konvensional. Selain itu, alat ini dilengkapi pemisah limbah padat dan cair, kran pengeluaran pupuk organik cair, serta desain yang mudah dibongkar pasang sehingga lebih fleksibel untuk digunakan pada skala rumah tangga maupun komunitas.

Prestasi ini menunjukkan kontribusi nyata sivitas akademika FIK UKSW dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan melalui pendekatan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat melalui pengurangan limbah organik serta pemanfaatannya menjadi produk yang bernilai guna.

Setelah penyerahan penghargaan, para pemenang KRENOVA kategori umum dan pelajar mengikuti rapat koordinasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Salatiga. Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana implementasi inovasi sebagai bagian dari agenda Indonesia Government Award (IGA) 2026. Tim Teknologi Pangan FIK UKSW juga memperoleh berbagai masukan strategis, antara lain pengembangan prototipe lebih lanjut, implementasi pada skala rumah tangga sebagai pilot project, serta peluang kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk mendukung penerapan inovasi secara lebih luas.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Program Studi Teknologi Pangan FIK UKSW dalam mendorong budaya riset dan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui sinergi antara dosen dan mahasiswa, diharapkan inovasi Horizontal Decomposer Contraflow dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah organik yang mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Video Presentasi Hasil Inovasi Horizontal Decomposer Contraflow:

Video Demonstrasi Inovasi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp

Most Popular: