Mahasiswa dan Dosen FIK Ikuti Lomba Lari 10K

Salah satu indikator penilaian dalam akreditasi adalah prestasi non akademik, baik dalam bidang seni atau olah raga. Sabtu 22 Februari, sebanyak belasan peserta baik dari dosen dan mahasiswa FIK UKSW berpartisipasi dalam Makutarama Tolerun 2025.

Perhelatan lomba lari yang di adakan Korem Makutarama ini memberikan dua kelas lomba yakni, 5 km dan 10 km. 2 dosen dan 12 mahasiswa turun di 10 km, sedangkan 1 dosen, 1 tendik dan 6 mahasiswa mengambil 5 km.

Lomba yang dimulai pukul 05.45 untuk peserta 10 km yang mengambil rute dai UIN Salatiga menuju arah pusat kota Salatiga, sedangkan yang 5 Km menuju arah barat.

Perlombaan yang diikuti lebih dari 1000 peserta sangat menarik antusias. Olah raga lari saat ini menjadi gaya hidup, tidak sekedar mencari keringat saja. Selain itu ada entertain dan perputaran bisnis, dan menggerakan banyak sektor perekonomian.

Pulung Nugroho dosen Teknologi Pangan berhasil menyelesaikan 10 km dengan waktu 54 menit, lalu disusul mahasiswa PJKR dan ditutup Dhanang Puspita yang juga dosen Tekpang dengan 1 jam 10 menit. Untuk peserta 5 Km berhasil menyelesaikan perlombaan dengan baik sampai di garis finish.

Keakraban dosen, tendik, dan mahasiswa terlihat erat usai perlombaan. Olah raga menjadi media diskusi dan mencari ide-ide yang manarik. Terceletuk “ayo FIK UKSW membuat klub lari, Dennis jadi koordinatornya”. Dennis Desse adalah dosen PJKR yang hari itu menjadi Pacer 7. “Ayo, kita olah ragakan FIK melalui lari… “

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp