Mahasiswa S1 Ilmu Gizi FIK UKSW Kunjungi Museum Sangiran Belajar Evolusi & Personalized Nutrition

Hari ini, Jumat (18/11/2025), mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Gizi FIK UKSW mengikuti field study ke Museum Manusia Purba Sangiran sebagai bagian dari mata kuliah Personalized Nutrition. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen Program Studi yang turut mendampingi selama kunjungan berlangsung.

Mahasiswa mengunjungi dua klaster museum, yaitu Dayu dan Krikilan. Di Klaster Dayu, mereka belajar tentang perubahan lingkungan Sangiran dari masa ke masa dan mengikuti praktik langsung bersama tim ekskavasi, mulai dari menyambung fosil hingga membersihkan fosil menggunakan beberapa metode sederhana seperti akaudes, alkohol, dan asam sitrat. Simulasi ini menggunakan serpihan fosil hewan yang ditemukan oleh tim penggali.

Perjalanan dilanjutkan ke Klaster Krikilan, tempat mahasiswa melihat berbagai replika fosil manusia purba, fosil hewan dan tumbuhan, serta artefak batu yang menunjukkan jejak kehidupan masa lampau. Di sini, mereka mendapatkan gambaran tentang evolusi manusia dan perkembangan budaya yang memengaruhi cara manusia memilih dan memperoleh makanan.

Kunjungan ini sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai Personalized Nutrition, terutama bagaimana faktor genetik, lingkungan, dan evolusi manusia membentuk kebutuhan gizi setiap individu. Melalui pembelajaran langsung di Sangiran, mahasiswa diajak melihat bahwa personalisasi gizi tidak hanya soal data modern seperti analisis genetik atau mikrobiota, tetapi juga dipengaruhi oleh perjalanan panjang adaptasi manusia terhadap lingkungannya. Dengan pengalaman ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep gizi personal secara lebih menyeluruh dan kontekstual.

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp