
Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) kembali menyelenggarakan kuliah tamu sebagai bagian dari mata kuliah Basic Kinesiology semester ini. Acara tersebut digelar pada Selasa, 11 November 2025, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di ruang F114. Kuliah tamu ini mengangkat topik penting bertajuk “Abnormalitas Gerak dan Postur”, yang menyoroti berbagai kelainan dan gangguan dalam sistem gerak tubuh manusia, terutama yang relevan dengan dunia pendidikan jasmani dan pelatihan olahraga.

Hadir sebagai pemateri utama adalah dr. Sih Reka Prawidya, Sp.K.F.R., M.Ked.Klin., seorang dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi dari RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Dalam pemaparannya, dr. Sih Reka menjelaskan bahwa pemahaman tentang abnormalitas gerak dan postur sangat penting bagi calon guru maupun pelatih olahraga. Melalui materi yang interaktif, beliau menekankan bagaimana mengenali tanda-tanda kelainan pada gerak dan postur peserta didik serta pentingnya pendekatan individual dalam kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa PJKR lintas angkatan yang tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Mereka berkesempatan untuk mengajukan pertanyaan langsung kepada pemateri seputar kasus nyata yang sering ditemui di lapangan, seperti gangguan skoliosis, kaki datar (flat foot), serta cedera akibat pola gerak yang salah. Diskusi berlangsung hangat dan membuka wawasan baru bagi mahasiswa mengenai pentingnya sensitivitas terhadap kondisi fisik peserta didik dalam proses pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, PJKR berupaya menumbuhkan kesadaran dan profesionalisme calon guru serta pelatih olahraga agar mampu menciptakan proses pembelajaran yang aman, terukur, dan inklusif. Pemahaman mendalam tentang abnormalitas gerak dan postur diharapkan dapat membantu para lulusan PJKR dalam merancang strategi pembelajaran yang adaptif sesuai kondisi fisik siswa. Dengan demikian, kegiatan kuliah tamu ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga membentuk karakter pendidik yang peduli dan peka terhadap kesehatan jasmani peserta didik.