Salatiga, 9 Juni 2026 – Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali menghadirkan kegiatan akademik melalui Sport Nutrition Guest Lecture yang diselenggarakan di Graha Kartini pada Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari perkuliahan mata kuliah Sport Nutrition yang bertujuan memperkaya wawasan mahasiswa mengenai perkembangan ilmu gizi olahraga berbasis penelitian dan praktik terkini.

Mengangkat tema “Strategi Asuhan Gizi Olahraga melalui Periodisasi Gizi dengan Pendekatan Berbasis Molekuler untuk Peningkatan Performa Atlet”, kuliah tamu ini menghadirkan narasumber Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz., Dietisien, MPH, seorang akademisi dan praktisi gizi olahraga yang memiliki pengalaman luas dalam pendampingan atlet nasional serta pengembangan sport nutrition di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Ibu Dr. Mirza menjelaskan bahwa gizi olahraga tidak lagi dipandang hanya sebagai upaya memenuhi kebutuhan energi atlet, tetapi juga sebagai molecular signal yang mampu memengaruhi proses adaptasi latihan, pemulihan, performa, risiko cedera, hingga keberlanjutan karier seorang atlet. Pendekatan berbasis molekuler mempelajari bagaimana zat gizi dapat memengaruhi protein, enzim, hormon, metabolit, serta berbagai jalur sinyal seluler yang berperan dalam respons tubuh terhadap latihan fisik.

Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya periodisasi gizi, yaitu strategi pengaturan asupan energi, zat gizi, cairan, dan suplementasi yang disesuaikan dengan fase latihan dan kompetisi. Dengan pendekatan ini, kebutuhan gizi atlet dapat dioptimalkan secara dinamis sehingga mampu mendukung peningkatan kapasitas latihan, mempercepat proses recovery, serta menghasilkan performa yang maksimal pada saat kompetisi.

Selain membahas konsep dasar, narasumber memaparkan implementasi Nutrition Care Process (NCP) dalam pelayanan gizi olahraga yang meliputi asesmen, diagnosis gizi, intervensi, hingga monitoring dan evaluasi. Pendekatan ini dilakukan secara individual karena setiap atlet memiliki karakteristik fisiologis, kebutuhan gizi, serta respons adaptasi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kolaborasi antara ahli gizi, pelatih, tenaga medis, dan atlet menjadi faktor penting dalam mencapai prestasi olahraga yang optimal.

Melalui berbagai studi kasus dan hasil penelitian terbaru, mahasiswa juga memperoleh pemahaman bahwa strategi gizi yang tepat tidak hanya mendukung performa saat latihan atau pertandingan, tetapi juga berperan dalam mengaktifkan mekanisme biologis yang meningkatkan pembentukan otot, kapasitas aerobik, efisiensi metabolisme energi, dan proses pemulihan tubuh. Konsep precision sports nutrition yang disampaikan menjadi gambaran bahwa rekomendasi gizi masa depan akan semakin bersifat personal dan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing atlet.

Kegiatan Sport Nutrition Guest Lecture ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Gizi FIK UKSW dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia olahraga modern. Melalui kesempatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga wawasan praktis dari pakar yang berpengalaman sehingga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mereka sebagai calon tenaga gizi profesional yang siap berkontribusi dalam peningkatan prestasi olahraga di Indonesia.



