
Salatiga, 28 November 2026 — Enam mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melaksanakan kunjungan industri sebagai bagian dari mata kuliah Pengolahan Limbah. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran kontekstual agar mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mampu melihat langsung penerapan teknologi pengolahan limbah di lingkungan industri.
Kunjungan industri dilaksanakan di PT Nusa Alami Kreasindo, salah satu perusahaan di Salatiga yang bergerak di bidang pengolahan limbah cair. Rombongan mahasiswa disambut dan diterima langsung oleh komisaris perusahaan, Chairul Anwar, yang memberikan pengantar mengenai profil perusahaan, bidang usaha, serta komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Dalam sesi pemaparan, Chairul Anwar menjelaskan bahwa perusahaan yang berdiri sejak tahun 2021 tersebut memiliki berbagai layanan baik dalam bentuk produk maupun jasa, khususnya dalam pengolahan limbah cair untuk skala komunal dan industri. Mahasiswa juga memperoleh penjelasan mengenai alur kerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), mulai dari proses pra-pengolahan, pengolahan utama, hingga tahapan lanjutan untuk memastikan air limbah yang dibuang telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan.
Selain menerima pemaparan materi, mahasiswa diajak berkeliling untuk melihat langsung fasilitas pengolahan limbah yang dimiliki perusahaan. Pada kesempatan ini, mahasiswa dapat menyaksikan secara langsung peralatan, metode, serta sistem monitoring yang digunakan dalam proses pengolahan limbah cair, sekaligus berdiskusi mengenai tantangan teknis yang kerap dihadapi di lapangan.

Tidak hanya bergerak di bidang pengolahan limbah, PT Nusa Alami Kreasindo juga menyediakan layanan konsultasi perencanaan dan pembangunan IPAL, serta pendampingan perizinan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan. Layanan ini bertujuan membantu institusi maupun industri dalam memenuhi ketentuan regulasi sekaligus mendorong praktik usaha yang ramah lingkungan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan yang lebih luas tentang peran teknologi pangan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan limbah industri. Program Studi Teknologi Pangan FIK UKSW menilai bahwa kunjungan industri semacam ini penting untuk menumbuhkan sikap profesional, kepedulian lingkungan, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja setelah lulus.
